Minggu, 01 Februari 2015

Lelaki sejati.. Berani terima tantangan ini?

Jika cinta, tolong jangan perlahan ajak aku ke neraka. Jangan pacari aku! Sungguh itu perbuatan yang tak Allah suka. Tak sadar kita membiasakan diri dengan perkataan "nggak ngapa-ngapain kok, pacaran juga cuma untuk nambah semangat."
Tak adakah cara lain yg lebih dirodhoi olehNya untuk memacu semangatmu dibandingkan dengan pacaran denganku?

Jika cinta, jangan pacari aku. Setan telah berjanji untuk tak ingin sendiri di neraka. Maka dari itu mereka berusaha untuk mengajak kita, anak cucu adam ikut serta bersamanya. Menggoda iman yg tadinya kuat laksana batu karang di tengah lautan. Lama kelamaan tergerus juga secara perlahan.

Jika cinta, jauhi aku! Perbaiki dirimu. Perbaiki ibadahmu. Rayu Rabbku agar mempercayakan lauhul mahfudz jodohmu adalah aku, pun sebaliknya, nama yg tercatat sebagai pendampingku adalah engkau.

Jika cinta, pantaskan dirimu. Pantaskan dirimu untuk menjadi seorang suami dan ayah yg tak hanya pikirkan memenuhi kebutuhan kami, anak, istri dan keluargamu secara materi tapi juga bagaimana kelak kita dapat kembali berkumpul di jannahNya.

Jika cinta, datangi waliku. Mintalah aku dengan seluruh hati untuk aku menjadi pendampingmu dunia akhirat. Sungguh, cinta sejati tak semata karena pandangan mata lalu turun ke hati. Cinta sejati adalah cinta yg tersambung dari ketaatan kepada Ilahi Rabbi.

Sungguh cinta paling romantis bukan ditunjukkan dengan coklat dan bunga. Apalah arti coklat, akan habis setelah dimakan. Pun bunga, akan layu setelah berjalannya waktu. Menurutku, cinta paling romantis adalah ketika engkau menjemputku dalam nama ketaatan, mendatangi waliku untuk dimintai izinnya lalu berani membawa cinta ini pada tingkatan paling tinggi, pernikahan yang didasarkan pada cinta kita kepada Allahu Rabbi. #duniajilbab ��

Menunggu Datangnya Sang Pangeran Idaman

Menunggu itu tidak mudah karena butuh kesabaran, keteguhan hati, kenyakinan dan optimisme jiwa; bahwa pada saatnya nanti semuanya akan indah pada waktunya.

Akan manis terasa pada saat yang tepat dan moment yang tepat pula sesuai yang digariskan olehNYA. ALLAH sang Maha pemilik Cinta tak kan pernah salah dan tak kan pernah ingkar janji. Karena barang siapa bersabar untuk mendapatkan sesuatu demi meraih ridhoNYA dan cintaNYA.

Demi diniatkan untuk ibadah kepadaNYA, niscaya ALLAH akan membuka jalan-jalan kemudahan untuk hambaNYA. Yang jauh di dekatkan, yang kurang ditambahkan dan yang sempit dilapangkan.

Memperbaiki diri dan niat dalam hati ketika masa penantian adalah langkah terbaik. Kini seiring waktu berjalan tampak semua akan menuju batas waktu itu. Niat yang tulus ikhlas menerima segala skenarioNYA adalah bagian dari penggalan episode hidup yang sangat berarti, memompa kembali semangat yang sempat hilang dan mengumpulkan kembali serpihan serpihan harapan demi meraih surgaNYA. Aamiin..

oleh: @kartun.muslimah & @duniajilbab

Menjaga Izzah dan Iffah

Ketidakpedulian adalah caraku tetap berada di jalan Allah. "Yakinlah, ketidak pedulian ini adalah caraku untuk menjaga iffah dan izzah diantara kita"

Izzah adalah sebuah harga diri yang mulia dan agung. Harus ada menghiasi setiap relung jiwa seorang muslim, apalagi Muslimah.

Sedangkan ‘iffah adalah menahan diri sepenuhnya dari perkara-perkara yang Allah haramkan.

So jagalah iffah dan izzah mu
layaknya barang berharga yang harus kamu genggam erat atau kamu simpan selayaknya barang berharga.

"Jika engkau jatuh cinta, pendamlah rasa itu dan jangan kau tampakkan. Mohonlah kpda Allah agar mnjdi tenang.Jika kau mati dalam keadaan bersabar niscaya kau akan beruntung mendapatkan Surga." (Taman Orang-Orang
yang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu). #duniajilbab

Assalamualaikum

Renungan Pagi..

kamu baik, aku baik..
kamu tak baik, aku tetap berusaha menjadi baik,
Begitulah orang tuaku mengajarkanku kehidupan,

aku bukan siapa siapa di dunia ini,
aku lahir tak membawa apa apa di dunia ini,
aku mati juga tak membawa apa apa dari bumi,
karena aku hanya menumpang disini,
ragaku pun dipinjami,
nafasku pun diberi,
Aku hidup juga karena dikasihani Ilahi,
lantas adakah alasan aku menyombongkan diri?

bila aku salah.. mohon tegur aku..
karena sikapku masih sering keliru,
karena lisanku sering menggerutu,
karena mataku sering merendahkan orang yg dibawahku,
karena penyakit hatiku juga sering membakar pahalaku..

Aku memang bukan matahari untukmu,
tapi aku berusaha menjadi bintang untukNya.
aku memang bukan hujan untukmu,
tapi aku akan berusaha menjadi pelangi untukNya.
aku memang bukan bunga untukMu,
tapi aku akan berusaha menjadi madu untukNya.
karena aku hidup bukan untuk manusia, melainkan dari dan untuk Allah semata. #duniajilbab

Subhanallah kah? Atau Masya Allah?

Selama ini kaum Muslim sering “salah kaprah” dalam mengucapkan Subhanallah (Mahasuci Allah), tertukar dengan ungkapan Masya Allah (Itu terjadi atas kehendak Allah). Kalau kita takjub, kagum, atau mendengar hal baik dan melihat hal indah, biasanya kita mengatakan Subhanallah. Padahal, seharusnya kita mengucapkan Masya Allah yang bermakna “Hal itu terjadi atas kehendak Allah”.

Ungkapan Subhanallah tepatnya digunakan untuk mengungkapkan “ketidaksetujuan atas sesuatu”. Misalnya, begitu mendengar ada keburukan, kejahatan, atau kemaksiatan, kita katakan Subhanallah (Mahasuci Allah dari keburukan demikian).

❤️Masya Allah
artinya “Allah telah berkehendak akan hal itu”. Ungkapan kekaguman kepada Allah dan ciptaan-Nya yang indah lagi baik. Menyatakan “semua itu terjadi atas kehendak Allah”. Masya Allah diucapkan bila seseorang melihat hal yang baik dan indah. Ekspresi penghargaan sekaligus pengingat bahwa semua itu bisa terjadi hanya karena kehendak-Nya.

“Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala kamu memasuki kebunmu, ‘Maasya Allah laa quwwata illa billah‘ (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan?” (QS. Al-Kahfi: 39).

❤️Subhanallah
Saat mendengar atau melihat hal buruk/jelek, ucapkan Subhanallah sebagai penegasan: “Allah Mahasuci dari keburukan tersebut”. Dalam Al-Quran, ungkapan Subhanallah digunakan dalam menyucikan Allah dari hal yang tak pantas (hal buruk), misalnya: “Mahasuci Allah dari mempunyai anak, dari apa yang mereka sifatkan, mereka persekutukan”, juga digunakan untuk mengungkapkan keberlepasan diri dari hal menjijikkan semacam syirik.” (QS. 40-41).

Kesimpulannya, ungkapan Subhanallah dianjurkan setiap kali seseorang melihat sesuatu yang tidak baik, bukan yang baik-baik atau keindahan. Dengan ucapan itu, kita menegaskan bahwa Allah Subahanahu wa Ta’ala Maha Suci dari semua keburukan tersebut.

Wallahu a’lam bish-shawabi.

Kolaborasi : @duniajilbab & @santribackpacker

Update di Sosmed ?

Sekali lagi tentang Kritik & Baik Sangka. Kita tak bisa membaca hati manusia, apalagi hanya dari dunia maya.

Belum tentu orang yang menuliskan rutinitas amalnya adalah riya’. Bisa jadi ia berniat menyemangati kawannya.

Belum tentu orang yang mengabarkan rizqi yang diterimanya adalah berbangga-bangga dengan harta. Bisa jadi, ia ingin mensyiarkan syukur atas karunia-Nya.

Isi hati adalah misteri, maka baik sangka lebih terpuji.

Mereka yang menuliskan pengalamannya di socialmedia, belum tentu ingin menjadi selebritis dunia maya. Bisa jadi ada inspirasi yang hendak dibagikannya.

Mereka yang mengabarkan sedang mengisi kultum entah di mana, belum tentu ingin dipuji amal dakwahnya. Bisa jadi ia ingin memberi harapan pada rekannya, bahwa di sana dakwah masih menyala.

Isi hati adalah misteri, maka baik sangka lebih terpuji.

Mereka yang menyampaikan secuplik ilmu yang diketahuinya, belum tentu ingin diakui banyak ilmunya. Bisa jadi ia terpanggil untuk menyampaikan sedikit yang ia punya.

Mereka yang gemar mengkritisi kekeliruan yang dilihatnya, belum tentu merasa dirinya paling benar sedunia. Bisa jadi, itu karena ia sungguh mencintai saudaranya.

isi hati adalah misteri, maka baik sangka lebih terpuji.

Mereka yang gemar menuliskan apapun yang dipikirkannya, belum tentu ingin diakui sebagai perenung berwibawa. Bisa jadi, ia adalah pelupa & mudah ingat dengan membagikannya.

Mereka yang selalu merespon apa yang dilihatnya, belum tentu ingin eksis di dunia maya. Bisa jadi ia memang senang berbagi yang dia punya.

Isi hati adalah misteri, maka baik sangka lebih terpuji

Tapi baik sangka, tak berarti membiarkan kawan-kawan melakukan sesuatu yang nampak keliru di mata kita.

baik sangka, harus disertai dengan saling mengingatkan agar tidak tergelincir niatnya, agar tidak terhapus pahala amalnya.

Isi hati adalah misteri. Namun apa yang nampak keliru di mata kita, di situlah tugas kia untuk meluruskannya.

baik sangka itu menentramkan.
Namun, saling mengingatkan juga
merupakan kebutuhan.

Baik sangka itu indah, tapi bukan
berarti membiarkan saudara terlihat
salah.

@Duniajilbab

Waiting For Something

Bismillah..

In shaa Allah aku akan menjadi wanita paling bahagia. Karena akan bersanding dengan pria yg mengutamakan Allah dan tak pernah meninggalkan shalat berjamaah dimasjid.

In shaa Allah aku akan menjadi wanita paling bahagia. Karena akan menjadi istri dari pria yang berjuang untuk agama dan ummat lebih keras..

In shaa Allah aku akan menjadi wanita paling bahagia. Karena akan menemanimu. Bukan hasil yang ingin ku nikmati, namun proses pencapaiannya, hingga kamu sukses nantinya.

In shaa Allah aku akan menjadi wanita paling bahagia. Karena akan lebih dekat denganNya disetiap malam, kita bangun utk melepas rindu kepadaNya, menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullulah di rumah, membaca Qur'an dan mendidik anak-anak kita kelak dengan kesederhanaan dan kemuliaan Rasulullah SAW.

In shaa Allah aku akan menjadi wanita paling bahagia. Karena kamu akan menjagaku dengan penuh tanggung jawab. Kamu akan marah bila aku keluar rumah tidak menutup aurat dengan sempurna. Kamu akan tegur aku dengan lembut & penuh kasih sayang. Mengajarkanku betapa pentingnya menjaga mahkota ini. Bahkan mendampingiku untuk pergi ke majelis-majelis ilmu.

In shaa Allah aku akan menjadi wanita paling bahagia. Karena memiliki suami yang berjuang lebih keras untuk akhiratnya. Bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan keluarga denga kenikmatan dunia. Bahkan sibuk menata surganya sendiri.
Tapi bersusah payah mengajak orang lain untuk bersama-sama ke SurgaNya..
Aamiin in shaa Allah..

Berkahilah dan lancarkanlah proses untuk menyempurnakan separuh Agama-Mu ini ya Rabb..
Aamiin.. ��.  #duniajilbab