Selasa, 22 Desember 2015

Setiap orang ada porsinya masing masing. Dia bisa gitu karena dia ada di lingkungan nuklir. Jordi bisa bola karena dia ketua bola. Ayu bisa akutansi ya karena dia di lingkungan sebi.

Setiap orang sudah di beri porsinya masing masing. Bukannya setiap mobil punya tujuan masing-masing?

Kamu juga bisa dengan komputer dan codingmu. Apa yang mungkin belum tentu mereka bisa. Lebih seriuslah melihat potensimu dari pada hanya sekedar membandingkan potensi orang lain.

Senin, 21 Desember 2015

Beri aku alasan untuk tidak jatuh hati.

Mungkin ini tidak penting bagimu. Bagian yang mungkin membuatmu bosan. Sebab, perasaanmu tak sama dengan apa yang aku rasa. Percakapan-percakapan tak jelas itu, mungkin hal yang tidak terlalu berarti bagimu. Juga pesan singkat dan chat yang tidak tau ingin di bawa kemana.

Telponmu malam ini mampu membuatku sulit bernafas karena bahagiannya. Ketika aku merasa sesak kamu datang sebagai 911 yang siap sedia menghibur dan membuatku tertawa. Lantas apa alasanku untuk tidak jatuh hati padamu?

Tapi bukan itu bagian terpentingnnya. Kamu satu satunya yang bisa membuatku nyaman meluapkan segalanya. Hidupku cukup penat dan sulit dan kamu hadir sebagai angin sejuk. Apa ada alasan untuk ku tidak jatuh hati padamu?

Biarkan aku bersama perasaanku kalau tidak boleh berikan alasan kenapa aku tidak boleh jatuh hati padamu. Setuju?

-Hana Larasati

Dia...Diaku.

Jika kamu tau sosok dia yang sering aku sebut di depan mu adalah kamu. Entah apa reaksimu. Pasti kamu akan menjauh dan aku akan segan. Kita tidak lagi sama seperti dulu. Oh... tidak tidak. Buatku itu bencana besar.

Aku sengaja menutup rapat sosok diaku di depanmu. Karena aku tau akan seperti apa reaksimu, atau kenyataan bahwa kau tidak pernah merasakan apa yang ku rasa. Aku simpan rapat-rapat identitas diaku dalam kardus besar. Kamu tidak akan pernah menemukannya.

Kamu tau aku merahasiakan sosok dia di depanmu karena aku senang aku bisa mendeskripsikan dia, di depanmu tanpa rasa cangung dan malu. Aku leluasa bercengkrama dengan kamu dalam membahas diaku yang ternyata kamu.

Aku suka keadaan ini. Seperti keadaan ketika kamu menangis di tengah hujan. Orang hanya tau yang di wajahmu adalah air hujan bukan air mata. Sekiranya seperti itulah aku.

Kamu tau, mungkin ini aneh tapi ini nyata. Aku nyaman bersamamu. Sahabat tergilaku, tempat pelampiasan amarahku, tempat aku menumpahkan segala tangisanku, salah satu orang yang membuat aku tertawa hingga menangis.

Laki-laki dengan perawakan tinggi tegap itu, dan matanya yang kecil berkilau serta kulitnya yang putih entahlah ada apa di dirimu bisa-bisanya membuatku candu dalam canda. 

Dasrar kau. Diaku.

-Hana Larasati

Jumat, 18 Desember 2015

Alasan Tetesan Air Mata

Dia melihat ke arahku. Aku pura-pura tersenyum agar dia tidak tau, apa yang ku inginkan dan kubutuhkan. Agar dia tidak lihat luka mengaga di hatiku. Dia cukup tau aku bahagia dan baik-baik saja.

Huh.. aku berani bertaruh gadis itu pastilah cantik. Gadis yang sering dia bicarakan itu. Dan dia pasti punya segalanya yang tidak aku miliki.

Dia berbicara padaku, aku pun tertawa karena sungguh itu lucu sekali. Dia memang sangat pandai melucu. Kita seribg tertawa berdua menghabiskan malam dengan lawakan namun tak pernah ku lihat orang lain dimatanya saat dia bersamaku.

Aku ingat saat itu, dia bercerita padaku. Dia bilang dia mabuk kepayang. Dia jatuh cinta pada gadis itu. Akhirnya dia menyadarinya. Dalam hati aku bertanya apakah dia tau dialah yang kupikirkan tiap malam.

Dialah alasan tetesan air mataku. Satu-satunya yang membuatku terus berharap pada bintang harapan. Dialah lagu yang terus aku nyanyikan. Aku tidak tau kenapa aku begitu.

Dia menelponku, taukah dia bahwa aku tidak bisa bernafas. Dan itu pun terjadi begitu sempurna. Kesempurnaan yang ku harap bisa ku miliki.

Gadis itu haruslah mendekapnya erat. Memberikan segala cintanya, pandangi matanya yang indah dan tau bahwa dirinya beruntung.

Maka aku masuk ke kamar. Ku buka laptop dan ku putar videonya sambil mencoba tidur malam ini. Hanya dialah yang ingin ku cintai.

Aku selalu ingat saat dia menatapku dan aku selalu pura-pura tersenyum. Agar dia tidak tau bahwa dialah yang selama ini aku cintai diam diam.

Selasa, 08 Desember 2015

Harta Simpanan

Harta simpanan tidak melulu soal uang, emas, deposito, atau segala hal yang menyangkut itu.

Harta simpanan bisa berupa orang tua yang menyayangi, lingkungan yang baik, dan sahabat yang saling tolong menolong dalam hal kebaikan.

Kenapa aku sebut harta simpanan yang berharga itu salah satunya sahabat? Karena orang terdekat adalah orang yang paling berpengaruh. Jika dia baik maka kita pun akan ikut baik. Jika dia buruk tidak mustahil kita pun akan ikut buruk.

Aku bersyukur mengenal mereka, para sahabat yang tidak hanya mendampingi tapi juga mengawasi. Tidak hanya menyayangi tapi juga menasehati.

Kita semua sama-sama berlomba menuju ridhoNya. Menjadi manusia yang sebaik baiknya. Menjadi seorang hamba yang bertakwa.

Semuanya pun tau, untuk menuju ke situ jalan yang harus di lewati panjang dan curam. Jika berjalan sendiri mungkin sangat sulit. Maka dari itu, disini kita sama-sama saling bergandeng tangan. Saling menguatkan. Saling nasehat menasehati. Saling mengingatkan.

Demi ridhoNya. Demi pembuktian cinta kami padaNya. Kami rela terseok-seok, kami rela bersusah payah, kami rela lelah. Asal semua itu Lillah. Karena Allah. Demi cinta kami padaNya

Bukan kah kelak di akhirat kita akan di bersamakan dengan yang kita cintai? Tempatkan cinta itu di tempat yang tepat.

Terima kasih Ya Allah memberikan ku rizki sahabat yang baik. 😊😊

Nahkoda yang sempat hilang

Dengan gaun pastel aku keluar dari kamarku. Kerudung yang terjulur indah dengan bordir menghiasi kepalaku. Kata mereka akulah yang paling cantik saat ini. Semua mata tertuju padaku saat aku keluar dari persembunyianku.

Riuh suara ucapan selamat yang keuar dari mulut mereka. Ada yang dari rekan dosen, ada yang dari rekan kerjanya, sahabat kami, murid-muridku, mahasiswa-mahasiswiku, dan bawahan-bawahannya.

Malaikat tak henti-hentinya melantunkan doa untuk kami di atas sana. Aku tidak pernah berpikir akan berada pada hari ini bersama orang yang sempat aku pikir tidak akan pernag lagi masuk ke kehidupanku.

Aku pernah kehilangannya karena salahku sendiri. Dia sempat memohon agar aku jangan pergi. Tapi aku memilih untuk pergi, meninggalkannya bersama perempuan lain. Buatku asal dia bahagia aku pun begitu.

Jarak, waktu, keadaan memisahkan kita, sangat tidak mungki kita akan bersatu. Tapi aku masih sangat percaya dia laki-laki baik, yang jika di arahkan ke jalan yang baik. Tidak pernah terputus dalam doaku untuk menyebut namanya. "Ya Rabb sampai detik ini aku masih percaya dia laki-laki baik. Izinkan aku untuk menemaninya dan menjadi teman hidup dunia akhiratnya dalam meraih keridoanMu Ya Rabb."

Hingga pada waktu yang tidak aku sangka Sang Maha Cinta meridhoi kita bertemu. Memperbaiki segala sesuatu yang rusak. Mempererat yang renggang.

Malam itu kau memberanikan diri untuk menyampaikan maksud baikmu. Kau tau aku tidak menjalin hubungan di luar hubungan pernikahan maka kau putuskan untuk menghitbahku.

Entah aku harus apa? Aku senang sekaligus takut. Takut kau akan menyakitiku seperti dahulu. Tapi kau berjanji atas nama Tuhan kau akan menjaga dan membimbingku. Menyayangi dan menjadikan ku yang lebih baik dari aku yang terdahulu.

Dan Allah meyakinkan ku. In shaa Allah kau akan menjadi nahkoda yang baik bagi kapal dan awak kita nanti. Hingga akhirnya aku percaya dan memutuskan untuk duduk di sampingmu saat ini. Laki-laki yang pertama kali aku genggam tangannya yang juga akan menemaniku menuju surga. Aamiin.

-Hana Larasati

Kau tau aku sangat bahagia hari ini, di hari  kau datang kerumah ku menyampaikan maksud baikmu.

Ya Rabb apa ini jawaban dari doa yang selalu aku lantunkan padaMu. Aku tidak pernah membayangkan akan bersanding dengan seseorang yang mencintaiMu dan kucintai.

Aku sangat bahagia, Kau menitipkan aku pada nahkoda yang benar. Yang akan membawa kapal kita menujuMu.

Ya Rabb terima kasih karena kau telah menitipkanku pada seseorang yang mencintaiku karena mencintaMu. Yang seluruh hidupnya di gantungkan padaMu. Ya Rabb.. terima kasih.